the gist.
Hanya yang berubah di dunia hari ini

Great Powers

Rusia Diduga Manipulasi Hasil Pemilu di Tengah Perang Ukraina

18 September 2026·7 dari 7·1 menit baca

Analisis menunjukkan Rusia berupaya memanipulasi pemilu secara besar-besaran di wilayah pendudukan Ukraina.

Manipulasi Besar di Wilayah Pendudukan

Analisis menunjukkan Rusia berupaya memanipulasi pemilu secara besar-besaran di wilayah pendudukan Ukraina. Targetnya adalah menaikkan partisipasi pemilih menjadi 65-70% dan dukungan untuk 'Rusia Bersatu' minimal 70%.

  • Analisis manipulasi pemilu di wilayah pendudukan Ukraina
  • Partisipasi pemilih 65–70%, dukungan ‘Rusia Bersatu’ minimal 70%

Pengecualian Partai Anti-Perang ‘Yabloko’

Mahkamah Agung Rusia mengecualikan satu-satunya partai anti-perang, Yabloko, dari pemilu.

Pemungutan Suara Elektronik Tanpa Pengawasan

Rusia mengizinkan pemungutan suara elektronik di 33 wilayah, tetapi melarang sepenuhnya pengawasan oleh pengamat internasional.

Perang Berkepanjangan dan Ketidakpuasan Internal

Dengan perang yang berkepanjangan, tekanan ekonomi, kekurangan bahan bakar, dan kelelahan perang meningkat. Akibatnya, rezim berupaya mengamankan legitimasi.

  • Tekanan ekonomi, kekurangan bahan bakar, kelelahan perang meningkat
  • Strategi rezim untuk mengamankan legitimasi

Kehilangan Legitimasi Internasional dan Protes

Pemilu di wilayah pendudukan dapat dianggap melanggar hukum internasional, dan jika manipulasi terbukti nyata, kemungkinan akan memicu protes besar-besaran.

  • Pemilu di wilayah pendudukan dianggap pelanggaran hukum internasional
  • Manipulasi nyata dapat memicu protes besar-besaran

Sumber