the gist.
Hanya yang berubah di dunia hari ini

Economy & Markets

AS Mengurangi Ketergantungan pada Baterai China dengan Strategi Berlapis

9 September 2026·7 dari 7·1 menit baca

AS meningkatkan investasi dalam daur ulang baterai dan teknologi alternatif seperti lithium iron phosphate.

Investasi Daur Ulang dan Teknologi Alternatif

AS meningkatkan investasi dalam daur ulang baterai dan teknologi alternatif seperti lithium iron phosphate. Mereka juga memperkuat basis teknologi untuk memulihkan lithium, nikel, kobalt, dan tembaga melalui daur ulang baterai.

  • Memperkuat penelitian dan pengembangan teknologi baterai alternatif seperti lithium iron phosphate
  • Membangun basis teknologi pemulihan lithium, nikel, kobalt, dan tembaga melalui daur ulang baterai

Menghindari Proses Pengolahan Berpusat di China

AS memperkuat kapasitas pemurnian dan pengolahan yang berfokus pada domestik dan negara sahabat untuk menghindari proses pengolahan menengah yang berpusat di China.

Memperkuat Strategi Friend-shoring

AS memperkuat strategi friend-shoring dengan bekerja sama dengan negara sahabat seperti Korea untuk mendiversifikasi rantai pasokan baterai.

Dominasi Rantai Pasokan China dan Risiko Keamanan

China mendominasi hampir semua tahap rantai pasokan baterai global, yang menimbulkan risiko keamanan terkait ketegangan geopolitik dan sengketa perdagangan.

  • China mendominasi hampir semua tahap rantai pasokan baterai pasar global
  • Rentan terhadap ketegangan geopolitik dan sengketa perdagangan

Dasar Kemandirian dan Ketidakpastian Kebijakan

AS berencana berkontribusi pada kemandirian rantai pasokan jangka menengah dan panjang melalui perluasan infrastruktur daur ulang dan kerja sama dengan negara sahabat. Namun, perubahan kebijakan seperti IRA dapat menyebabkan kebingungan dalam keputusan investasi perusahaan.

  • Berencana berkontribusi pada kemandirian rantai pasokan melalui perluasan infrastruktur daur ulang dan kerja sama dengan negara sahabat
  • Perubahan kebijakan seperti IRA dapat menyebabkan kebingungan dalam keputusan investasi perusahaan

Sumber

  • source_1CNBC